Selasa, 31 Agustus 2010

Untuk Sang Dewi

Berakhir pada waktu siangku menjadi malamku...
waktu ku kan habis tapi takkan terbuang...
pandangan ku pada sesosok yang takkan ku mengerti apakah ini fatamorgana?
ilusi bahkan hanya bayangan lembutnya?



serpihan indahnya seperti aroma pelangi
yaitu hanya keindahan yang akan kau dapatkan di setiap masanya..
"aku jujur aku cinta padanya melebihi tetesan darahku yang terbuang dan waktuku yang terdampar di atas sumpahan para dewa yang akan mengindahkan detik di bumi"



kini sayappku menelan waktuku yang habis
memulai untuk memercikan api surga ke mata batin yang memudar hilang
pujalah setiap dia yang mencintai..
janganlah redupkan hati yang memujamu karna setiap detiknya ia berarti..
ketuk hatinya bangunkan ia dari fatamorgan....


karena ia yangkan abadi dihati Tuhan, Malaikat dan Hatimu...
...mimpi...
..cinta..
....seseorang....
adalah pelangi tuhan yang sangat berarti....dan takkan berputar kembali

Kamis, 08 Juli 2010

Mawar untuk Pahlawan

Berjajarnya obor api membakar
setiap nadi di dirinya
semangatnya tak terhempas diliku tumpahan darahnya..
membela tangkai merah
walaupun ia genggam dengan air merah yang berjatuhan dari tangannya..


mereka adalah bibir kasih sayang
yang melawan deruan subtansi
memisahkan ketujuh warna pelangi
Tumpahan harapan semakin berlimpahan
di atas tanah bumi suci...
bisikannya ntuk Tuhan ia lantukan
dengan semangat takan terpadam....



Kini lelahnya dan nadinya
takan menyiakan waktu...
karena tangkai merah kini membuka angin harapan
untuk malakat malaikat kecil
dengan kedamaian diatas surga Berbintang..
dan akan menyelimuti kegelapan..